Nokturno Pagi
Windha Tunggara
Biarlah jalanan itu tetap basah oleh cerita pagi dierami embun keheningan yang entah
Ketika peraduan itu tak pernah ada, dan kita sama-sama bermuara dalam batuan sungai yang hingga
Setelah percakapan malam beradu dalam saat; bimbang
Sagaranten, 14 April 2009
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.